banner 1080x1080 banner 1080x1080 banner 1080x1080

Sail Tidore Digelar 20 September, Bakal Dihadiri Kedutaan 100 Negara

  • Bagikan
Kadis Pariwisata Malut, Tahmid Wahab. (Istimewa)
banner 468x60

PENA – Sail Indonesia di Tidore bakal dilaksanakan pada 20 September 2021 mendatang dan akan berlangsung selama enam hari. Sail yang dipusatkan di Pantai Tugulufa, Kota Tidore Kepulauan itu akan dihadiri kedutaan dari 100 negara

Saat ini, baik Pemerintah Provinsi Maluku Utara maupun Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus mematangkan persiapan menuju pelaksanaan Sail nanti. Ini terlihat intensnya pertemuan antara Pemprov Malut dan Pemkot Tikep dalam membahas event berskala nasional tersebut.

Sekretaris Provinsi Malut, Samsuddin Abdul Kadir, mengatakan bahwa pihaknya membagi tugas ke masing-masing dinas untuk berkoordinasi dengan panitia nasional yang tergabung di beberapa kementerian. Tujuannya adalah kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat guna menyukseskan Sail Indonesia di Tidore.

Menurutnya, sebelum puncak pelaksanaan Sail akan diawali dengan Pra Sail yang didalamnya sejumlah kegiatan. Sedangkan untuk pada puncak pelaksanaaannya nanti juga diisi agenda dari sejumlah lembaga, baik kementerian maupun TNI khususnya Angkatan Laut. “Jadi ada agenda yang disusun panitia nasional dan ada agenda yang disusun panitia lokal. Ini yang nanti kita sinkronkan,” kata Sekprov yang ditemui usai rapat dengan Pemkot Tikep di Kantor Gubernur Malut di Sofifi, Senin (1/3) tadi.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Malut, Tahmid Wahab menambahkan bahwa pada pelaksanaan nanti, selain pimpinan tinggi dari berbagai negara yang hadir, juga akan dihadiri kedutaan  100 negara yang ada di Indonesia. Sehingga itu, pihaknya selaku panitia lokal perlu menyiapkan segala keperluan seperti alat transportasi maupun akomodasi dan lain sebaginya.

Tahmid bilang, perayaan Sail Tidore ini awalnga dirancang berskala Internasional. Karena untuk memperingati 500 tahun perjalanan Magelhaens mengelilingi bumi. Hanya saja bertepatan dengan pandemi covid-19, sehingga peringatan 500 tahun dibatalkan.

Sejumlah persiapan, kata dia, telah disiapkan, terutama menyangkut infrastruktur. Pembangunan infrastruktur penunjang Sail terus digenjot. Bahkan akan ada penambahan infrastruktur yang akan dikerjakan Balai PUPR.

Dinas Pariwisata Malut pada tahun 2020 lalu juga telah mengalokasi anggaran 4 miliar lebih untuk menggenjot pembangunan infrastruktur. Untuk tahun 2021 akan ada penambahan 5 miliar untuk menambah pembangunan infrastruktur penunjang Sail. (ask)

banner 1080x1080
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *