Sikap Pj Wali Kota Ternate Disorot

  • Bagikan
Pj. Wali Kota Ternate, Hasyim Daeng Barang. (Istimewa)

PENA – Beberapa langkah Pj Walikota Ternate, Hasyim Daeng Barang, mendapat sorotan publik. Lebih khusus terkait dengan sikap spontan Hasyim yang meminta dinas PUPR untuk membangun Halte Bus di pasar dan sikapnya yang menyalahkan oknum di PUPR terkait pemblokiran DAK.

Sorotan kali ini datang dari aktivis HMI, Maruf Majid. Menurut Maruf, terkait dengan halte bus, Hasyim harusnya memanggil kepala PUPR lebih dulu dalam rangka membahas rencana dibuatnya halte bus dan bagaimana kesediaan anggaran.

“Harusnya begitu. Sesuatu yang belum tuntas pembahasan itu jangan dulu disampaikan ke publik. Akhirnya apa, ternyata pihak PUPR mengaku tidak ada anggaran itu halte. Ini model komunikasi yang kurang baik,” ujar Maruf.

Sementara terkait dengan pemblokiran dana alokasi khusus (DAK), bagi Maruf, PJ walikota makin menunjukan pola komunikasi yang buruk ke publik.

“Birokrasi itu sistem, bukan orang per orang. Masuk akal dari mana hanya ulah oknum di PUPR lalu KPKNL memblokir DAK,” tuturnya.

Sebagai seorang atasan, kata Maruf, PJ walikota tidak pantas mengumbar masalah internal Pemkot ke publik.

“Saya sarankan pak Hasyim Daeng Barang untuk mengecek dulu di KPKNL untuk memastikan apa penyebab yang sesungguhnya sehingga terjadi pemblokiran DAK,” harapnya menyarankan.

Maruf juga meminta semua pihak di kota Ternate agar tidak lagi membawa masuk sentimen politik ke internal Pemkot. “Pekan depan pelantikan, jadi tidak perlu saling menyerang lantaran dampak pilkada,”tutupnya. (*)

banner 1280x960
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!