Siap-siap! ASN Halut Kecipratan Duit

0
Kepala BPPKAD Halmahera Utara, Mahmud Lasidji. (Foto: Istimewa)

PENA – Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Halmahera Utara (Halut) segera membayar gaji 13 bagi ASN dan penghasilan tetap (Siltap) Kades serta perangkatnya pada bulan September minggu kedua.

Gaji 13 yang terlambat dibayar ini disebabkan beban puncak APBD, sehingga memaksa pemkab berhutang untuk mengefektifkan roda pemerintahan. Setelah sebelumnya ada program prioritas yang dibiayai dari APBD, selain Gaji 13, BPPKAD juga tengah memproses Siltap.

Kepala BPPKAD Halut Mahmud Lasidji saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/9) menjelaskan Gaji 13 dan Siltap akan segera dicairkan, setelah anggaran Pilkada dicairkan. Untuk anggaran Pilkada yang telah dicairkan, yakni Bawaslu Halut sebesar Rp 3 miliar, Polres Halut Rp 2,5 miliar, Kodim Rp 750 juta dan KPUD Halut sebesar Rp 17 miliar.

Sementara Siltap masih dalam proses, karena pengurusan tidak merata. Ada pengurusan yang diajukan pada Januari, Februari, Maret, dan April. Sementara lainnya memasukan bulan Agustus.

Mahmud meminta PMD agar menjadwalkan pengurusan per kecamatan sehingga merata. Dia mengangap pemdes terlalu kaku dalam pengurusan ini.

“Keterlambatan karena kondisi seperti ini pemdes sudah harus tanggap cepat. Nanti sudah ada gejolak baru kita tanggap,” kata Mahmud.

Menurut dia, seharusnya jangan hanya menunggu laporan. Walaupun syaratnya harus memasukan laporan, dengan dijadwalkan dipastikan laporan itu lancar. Pihaknya juga meminta kepada pemdes agar segera mengurus. Karena itu adalah hak mereka, sehingga bisa cepat dicairkan berdasarkan laporan itu.

“Bagi desa yang terlambat memasukan laporan ke PMD akan disurati agar segera masukan. Kita juga akan mendapat rekomendasi sesuai dengan permintaan,” tandasnya. (FN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here