BPK Belum Hapus Temuan 52 Miliar di Pemprov Malut

0
Kepala Inspektorat Malut, Nirwan M.T Ali. (Ask/Penamalut)

PENA – Majelis tim Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR) Provinsi Maluku Utara telah melakukan sidang penyelesaian penghapusan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di lingkup Pemerintah Provinsi Malut sejak tahun 2005 sampai 2015 yang masuk kategori tidak dapat ditindaklanjuti.

Temuan tidak dapat ditindaklanjuti itu sebesar 52 miliar dan telah diusulkan ke BPK RI Perwakilan Malut sejak tahun 2018 untuk dilakukan penghapusan. Namun sampai saat ini usulan tersebut belum ditindaklanjuti BPK dan masih menjadi temuan setiap tahunnya.

“Totalnya 52 miliar yang sudah melalui sidang TP-TGR. Kita akan mendesaian satu agenda dengan BPK khusus beberapa SKPD ini untuk kita bahas, kira-kira apa yang menjadi kendala sehingga belum dihapuskan,” kata Kepala Inspektorat Malut, Nirwan M.T Ali saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (9/3) tadi.

Menurutnya, pihaknya telah mengajukan usulan penghapusan temuan itu ke BPK sejak tahun 2018. Jika temuan tidak dapat ditindaklanjuti ini telah dihapus, maka tunggakan temuan Pemprov Malut tersisa tersisa sedikit.

Dengan begitu, Nirwan menargetkan sampai pada Desember 2021 nanti Pemprov Malut bersih dari temuan. “Jadi minggu depan kita agendakan untuk bahas penghapusan. Semoga bisa secepatnya dihapus, dan tunggakan temuan ini tersisa sedikit lagi. Maka saya pastikan sebelum Desember itu Pemprov Malut sudah bersih dari temuan,” jelasnya.

Sekadar diketahui, temuan BPK sejak tahun 2005 sampai 2015 ini telah diupayakan Pemprov Malut pengembalian. Hanya saja, penysaian temuan 2015 ke bawah ini susah ditindaklanjuti lantaran ada yang telah meninggal dan juga dalam laporan BPK hanya tertulis inisial dan itu sulit di identifikasi lantaran sudah pindah dan sebagainya.

Sehingga itu, temuan itu masuk dalam kategori tidak dapat ditindaklanjuti yang kemudian lewat majelis TP-TGR melakukan sidang penghapusan. (ask)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here