Majang  

Ikatan Keluarga Dauri Malut Dikukuhkan

Suasana pengkuhan Ikatan Keluarga Dauri (Ikdar) Malut. (Karno/NMG)

PENAMALUT.COM, TERNATE – Ikatan Keluarga Dauri (Ikdar) Provinsi Maluku utara resmi dikukuhkan.

Kegiatan pengukuhan ini bertempat di Sahid Bela Hotel, Minggu (9/1) tadi. Hadir pada kegiatan itu, Sekretaris Provinsi, Samsudin Abdul Kadir dan Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara.

Ketua Ikdar Provinsi Malut, Usman Ilyas menyampaikan, pada intinya organisasi ini adalah perhimpunan seluruh keluarga Dauri yang tujuannya bergerak di bidang sosial yang menyangkut tentang kepentingan secara umum dari warga IKDAR.

Kata dia, Ikdar Malut selama ini  berpencar-pencar di semua kabupaten/kota, namun yang menjadi titik fokus ada di 13 desa. Sehingga melalui agenda yang diselenggarakan ini, diharapkan ada sebuah penyatuan bagi warga Dauri yang berdomisili di Kota Ternate saat ini.

“Tujuannya, bagi warga Tahane yang ada di Kota Ternate, bisa dikumpulkan mereka semuanya dalam visi penyatuan kekeluargaan dengan simbol Makatanawan atau saling merindukan, guna mempererat silaturahmi antara satu dengan yang lain,” katanya.

Usman bilang, untuk progres ke depannya, Ikdar akan lebih fokus membantu keluarga Dauri yang mengalami kesusahan, yakni sakit dan tidak bisa berobat karena mahalnya biaya pengobatan.

Selain itu, di bidang pendidikan dan ikut serta membangun rumah-rumah warga Dauri yang tidak bisa dibangun secara paten.

“Bagi orang-orang sakit, biasa kita bantu mereka dengan partisipasi dana. Ke depannya juga akan ditekankan lebih ke sumber daya manusia, yaitu bagi siswa yang baru keluar SMA yang dianggap cerdas, akan diajukan ke perguruan tinggi yang lebih berkualitas. Bahkan program studi yang bisa dibilang susah, seperti kedokteran itupun akan kita perhatikan,” tukasnya.

Sementara Ketua panitia penyelenggara pengukuhan Ikdar Malut, Juanda Jafar kepada wartawan mengatakan, unsur-unsur yang diundang dalam acara tersebut, selain pejabat-pejabat pemerintah, ada juga para kepala desa dan warga Dauri (Tahane) yang tersebar di Provinsi Malut.

“Undangan awalnya kami siapkan 250 orang, namun yang hadir dalam rangka kegiatan ini 350 orang. Untuk di luar dari Kota Ternate turut diundang juga kepala-kepala desa, serta perwakilan lima-lima orang di setiap desa Dauri,” tambahnya menutup. (ano/ask)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.