Sekolah Masih Dipalang, Kadikbud Halsel Sebut Perwakilan Warga Buli Ingkar Janji

SD Negeri 18 Desa Buli, Kecamatan Kayoa, Halmahera Selatan yang masih dipalang warga. (Foto warga)

PENAMALUT.COM, LABUHA – Janji Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Kabupaten Halmahera Selatan, Safiun Radjulan, turun ke Desa Buli untuk menyelesaikan pemalangan sekolah SD Negeri 18 yang dilakukan warga setempat, belum ditepati.

Alhasil, warga pun masih memalang sekolah yang menyebabkan tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut.

Salah satu warga setempat mengatakan, sebelumnya Kadikbud berjanji akan turun ke Desa Buli pada Sabtu (22/1) pekan lalu. Namun sampai saat ini belum juga turun untuk bertemu dengan masyarakat Buli.

“Kadikbud janji akan turun ke Buli untuk menyelesaikan masalah pemalangan sekolah ini. Tapi sampai sekarang Kadis tidak pernah turun,” kata warga yang enggan menyebut namanya kepada media ini belum lama ini.

Terpisah, Kadikbud Halsel, Safiun Radjulan saat dikonfrimasi pemalangan sekolah yang masih dilakukan warga, ia belum mengetahuinya.

Ia bilang, kepala SD Negeri 18 Buli sebelumnya, Umar, sudah dipanggil dan sudah dimintai keterangan

Soal rencananya turun ke Desa Buli, lanjut dia, itu setelah pihaknya memanggil Kepsek lama.

“Saya panggil Kepsek lama dulu untuk minta keterangan, setelah itu baru turun. Jadi karena kemarin Kepsek sudah menghadap, nanti selesai kunjungan Menteri baru rencana saya akan turun. Karena sudah dapat informasi dari Kepsek lama dan kepsek baru,” ujarnya kepada wartawan baru-baru ini.

Soal aksi palang sekolah yang masih dilakukan warga, Safiun menyebut perwakilan masyarakat itu yang ingkar janji. Sebab, kata dia, sudah disepakati masalah kepsek ini nantinya diselesaikan dengannya.

“Kalau palang sekolah itu artinya wakil (perwakilan) masyarakat yang ingkar janji, karena sudah sepakat masalah kepsek nanti diselesaikan dengan saya. Tapi kenapa masih dipalang,” kesalnya.

Ia meminta sekolah harua tetap jalan, karena itu sudah sesuai kesepakatan perwakilan masyarakat tiga orang Dikbud.

“Sekolah tetap jalan, dan itu sudah disepakati sesuai kesepakatan perwakilan masyarakat” pungkasnya. (rul/ask)

Respon (8)

  1. Ping-balik: site
  2. Thanks for the sensible critique. Me and my neighbor were just preparing to do a little research on this. We got a grab a book from our local library but I think I learned more from this post. I’m very glad to see such magnificent information being shared freely out there.

  3. I got what you mean , appreciate it for putting up.Woh I am happy to find this website through google. “Those who corrupt the public mind are just as evil as those who steal from the public.” by Theodor Wiesengrund Adorno.

Komentar ditutup.